Namun kembali saya menguatkan diri,
“Semangat… ada Allah yang akan menguatkan.”
Dengan keyakinan itu, saya pun melangkah mengikuti perjalanan tracking.
Sepanjang perjalanan, yang terlihat bukanlah wajah-wajah lelah, melainkan senyum, canda, dan semangat yang terus menyala. Terlebih lagi kelompok kami ditemani oleh panitia, Bu Jannah, sosok yang seakan tidak pernah kehabisan kata-kata. Di mana beliau berada, suasana selalu ramai dan penuh keceriaan.
Semangat beliau seperti bara kecil yang menyalakan energi positif bagi orang-orang di sekitarnya.
Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, saya berhasil menyelesaikan tracking sejauh 6.000 langkah tanpa drama kram di kaki.
Satu lagi pelajaran berharga saya dapatkan. Terkadang batas kemampuan kita bukanlah akhir dari perjalanan, karena Allah selalu memiliki cara untuk menghadirkan kekuatan ketika hamba-Nya mau berusaha dan berserah diri.
Setelah menyelesaikan tracking, kami kembali berkumpul untuk sarapan. Tubuh memang terasa lelah, tetapi semangat para peserta masih tetap menyala. Rangkaian kegiatan pun berlanjut dengan lomba permainan yang seru sekaligus penuh makna.
Tawa dan keceriaan kembali memenuhi suasana.
Salah satu permainan yang cukup menghibur adalah mengambil bola dengan mata tertutup. Satu orang bertugas mencari dan mengambil bola, sementara anggota kelompok lainnya memberikan arahan. Namun, justru di situlah keseruannya dimulai.
Peserta yang matanya tertutup terlihat kebingungan mendengar begitu banyak suara instruksi yang bersahutan.
“Kiri… kiri…!”
“Kanan… mundur…!”
“Ya… iya… maju…!”
“Duduk…!”
Ketika akhirnya bola berhasil ditemukan, sorak kegembiraan pun pecah.
“Yeaaay… berhasil!”
Suasana semakin meriah. Permainan sederhana itu mengajarkan banyak hal tentang kerja sama, komunikasi, kepercayaan, dan pentingnya menyatukan langkah untuk mencapai tujuan bersama.
Begitu pula dengan dua permainan lainnya. Semuanya berhasil menguras tenaga, tetapi juga menghadirkan tawa dan kebahagiaan yang sulit dilupakan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tibalah saat yang mengharukan: upacara penutupan.
Tags:
















