KEPRI – Kegiatan Latansa PKS Kota Batam yang digelar di Bukit Senimba, Ahad (27/9/2026), berlangsung meriah. Di luar perkiraan awal panitia, kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Perempuan yang Berdaya, Berkarakter Tangguh dan Berkhidmat” tersebut diikuti sekitar 900 peserta.
Ketua DPD PKS Kota Batam, Yusuf, yang sekaligus membuka kegiatan tersebut mengaku jumlah peserta jauh melampaui perkiraan awal.
“Awalnya kami mengira mungkin cuma 200 orang, tapi data terakhir dari panitia menunjukkan ada 900 orang,” ujar Yusuf disambut antusias peserta.
Dalam sambutannya, Yusuf menekankan pentingnya membentuk kader perempuan yang tidak hanya tangguh secara pribadi, tetapi juga memiliki pengetahuan, keterampilan, keberanian dan kemampuan untuk memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, masyarakat hingga bangsa dan negara.
Menurutnya, perempuan yang tangguh bukanlah mereka yang mampu mengerjakan semuanya seorang diri. Namun, perempuan tangguh adalah mereka yang terus meningkatkan kapasitas dan memiliki bekal untuk menghadapi berbagai tantangan.
“Seorang kader perempuan yang tangguh bukanlah kader yang bisa mengerjakan semuanya sendiri. Tetapi kader yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kekuatan dan keberanian, sehingga ia menjadi insan yang bermanfaat untuk dirinya, keluarganya, orang di sekitarnya, bahkan untuk bangsa dan negara,” katanya.
Karena itu, Yusuf mengajak kader perempuan PKS Kota Batam untuk tidak berhenti belajar. Peningkatan kapasitas, kata dia, dapat dilakukan melalui berbagai sarana pembinaan yang selama ini telah berjalan.
“Teruslah belajar, bina diri, tingkatkan kemampuan dengan cara apa saja, minimal melalui halaqah atau unit-unit pembinaan yang sudah berjalan selama ini. Karena ke depan tantangan yang kita hadapi semakin kompleks,” ujarnya.
Yusuf juga mengingatkan bahwa menjadi kader yang tangguh bukan berarti terbebas dari kesulitan dan ujian. Justru, berbagai tantangan harus menjadi proses untuk memperkuat ketahanan diri.
Ia menilai, kader perempuan PKS tidak boleh menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk menyerah.
“Kesulitan itu tidak membuat kita kemudian menyerah. Tetapi kesulitan dan tantangan itu membuat kita menjadi lebih tangguh lagi dan tetap bertahan sampai kemudian mencapai tujuan,” katanya.
Ia juga mengakui besarnya peran perempuan dalam keluarga. Banyak perempuan, menurut Yusuf, menjalankan berbagai peran sekaligus sebagai ibu, istri, pekerja, sekaligus tetap aktif memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
“Kita tahu Anda semua adalah kader perempuan yang multitasking. Pada satu waktu yang sama, mengerjakan banyak hal. Seorang ibu rumah tangga, seorang istri, dan tidak sedikit di antara ibu-ibu yang juga bekerja membantu mencari nafkah keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan menjalankan berbagai peran tersebut membutuhkan kesabaran dan keteguhan.
Selain berdaya dan tangguh, Yusuf menekankan pentingnya nilai pengabdian atau khidmat kepada masyarakat.
Ia mengatakan, keberhasilan seorang perempuan tidak semata-mata diukur dari pencapaian pribadi maupun seberapa banyak target yang berhasil diraih.
“Ketahuilah bahwa tingkat kesuksesan seorang perempuan bukanlah diukur seberapa tinggi pencapaian daripada target-target pribadi. Tetapi sesungguhnya kesuksesan itu bisa diukur melalui seberapa besar kemanfaatan yang bisa diberikan,” katanya.
Ia mengajak seluruh peserta Latansa menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas diri sekaligus meningkatkan kontribusi di tengah masyarakat.
Yusuf kemudian merangkai tiga nilai utama yang menjadi pesan dalam kegiatan tersebut, yakni perempuan yang berdaya, tangguh, dan berkhidmat.
“Dengan kekuatan kita membangun, dan dengan kebersamaan kita terus melangkah,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Yusuf mengucapkan selamat mengikuti kegiatan Latansa kepada seluruh peserta. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga kondisi selama kegiatan berlangsung dan segera menyampaikan kepada panitia apabila mengalami kendala kesehatan.
“Kami dari pengurus PKS mengucapkan selamat mengikuti Latansa. Mudah-mudahan semuanya sehat selalu. Kalau ada yang sakit tidak usah malu, bisa lapor kepada panitia,” katanya.
Pembukaan Latansa PKS Kota Batam tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD PKS Kota Batam Rohaizat, Bendahara Tri Wahyudi, Ketua MPD Suhermanto, Sekretaris MPD Siti Nurlailah, serta Ketua DED Prijanto.***















