Ketua Bipeka PKS Kepri, Ismiyati: Keluarga Adalah Pondasi Penting Pembangunan

KEPRI – Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepulauan Riau (Kepri) menilai penguatan keluarga merupakan salah satu kunci penting dalam membangun masyarakat dan daerah yang berdaya.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua BiPeKa PKS Kepri, Ismiyati usai menggelar dua agenda yang digelar pada Ahad (30/8/2026), yakni talkshow pengarusutamaan keluarga dan capacity building bagi kader perempuan se-Kepri yang berlangsung di Harmoni One, Batam.

Ismiyati mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama bahwa keluarga bukan semata urusan privat, tetapi memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

Mengusung tema “Kolaborasi Perempuan Mewujudkan Keluarga Tangguh dan Kepulauan Riau Berdaya”, kegiatan tersebut diarahkan untuk mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam membangun perspektif bersama mengenai pentingnya penguatan keluarga.

“Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran bersama bahwa keluarga merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, penguatan keluarga tidak bisa hanya menjadi urusan pribadi masing-masing keluarga, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi banyak pihak,” ujar Anggota DPRD Kepri ini.

Menurut Ismiyati, gagasan tersebut semakin relevan karena keluarga saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Persoalan ekonomi, pengasuhan dan pendidikan anak, perkembangan teknologi dan media sosial, komunikasi dalam keluarga, hingga perlindungan perempuan dan anak menjadi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Di sisi lain, perempuan di Kepulauan Riau juga semakin aktif mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, pendidikan, ekonomi, sosial hingga dunia usaha.

Bipeka PKS Kepri berpandangan, pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga tidak seharusnya ditempatkan sebagai dua hal yang berlawanan. Sebaliknya, keduanya perlu berjalan beriringan dan saling menguatkan.

“Perempuan Kepri semakin maju dan mengambil peran penting di berbagai bidang. Karena itu, pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga tidak boleh dipertentangkan. Keduanya justru harus berjalan bersama,” katanya.

Dorong Kolaborasi Lintas Elemen

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam agenda Bipeka kali ini adalah pentingnya kolaborasi lintas sektor. Forum tersebut melibatkan unsur pemerintah, tokoh perempuan, organisasi perempuan, akademisi dan dunia pendidikan, komunitas, pelaku UMKM dan dunia usaha, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen perempuan di Kepulauan Riau.

Tiga narasumber turut dihadirkan untuk memberikan perspektif yang berbeda namun saling melengkapi, yakni Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni, Ketua DPW PKS Kepulauan Riau Suryani, serta Dr. Eko Yuliarti Siroj dari DPP PKS.

Ismiyati menegaskan, pelibatan berbagai elemen tersebut dilakukan karena membangun keluarga yang tangguh tidak dapat dilakukan oleh pemerintah maupun satu organisasi secara sendiri-sendiri.

“Karena membangun keluarga tangguh tidak mungkin dilakukan satu organisasi atau pemerintah sendirian. Kita membutuhkan kolaborasi,” ujarnya.

Dari Talkshow Menuju Sekolah Keluarga

Bipeka PKS Kepri berharap dua agenda tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pembahasan mengenai ketahanan keluarga diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program yang lebih berkelanjutan dan dekat dengan masyarakat.

Salah satu rencana yang tengah didorong adalah pembentukan Sekolah Keluarga. Program tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era saat ini.

Gagasan itu menjadi langkah lanjutan dari semangat Family Mainstreaming atau pengarusutamaan keluarga yang menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan Bipeka.

Dengan demikian, agenda Bipeka PKS Kepri tidak hanya menjadi forum untuk membicarakan posisi perempuan dan keluarga, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem yang mendukung keluarga agar semakin tangguh.

Pada saat yang sama, Bipeka mendorong perempuan Kepulauan Riau untuk terus berdaya dan mengambil peran dalam berbagai sektor pembangunan daerah.***

Tags:, ,