KEPRI – Ketua DPW PKS Kepulauan Riau (Kepri), Suryani, mengungkapkan lima peran yang ingin dijalankan PKS dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Kelima peran tersebut mencakup rumah keluarga, rumah ibadah, rumah PKS, rumah kebangsaan, dan rumah kemanusiaan.
Hal itu disampaikan Suryani dalam sambutannya saat membuka Talk Show Pengarusutamaan Keluarga di Hotel Harmoni One, Batam Center, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Suryani, lima peran tersebut menjadi bagian dari upaya PKS untuk memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat. Keberadaan partai, kata dia, tidak semata-mata berkaitan dengan kontestasi politik dan perolehan kursi di parlemen.
“Bukan berbicara hanya pemilu, bukan berbicara hanya meraih kursi. Tapi bagaimana keberadaan PKS ini sebagai parpol bisa menjadi rumah atau pusat koordinasi dan perjuangan politik,” ujarnya.
1. Rumah Keluarga
Suryani menjelaskan, peran pertama adalah rumah keluarga. Keluarga dipandang sebagai tempat utama pembinaan dan pendidikan generasi.
Menurutnya, penguatan keluarga penting dilakukan karena berbagai persoalan sosial yang muncul di masyarakat tidak terlepas dari kondisi keluarga.
“Di rumah itu menjadi tempat pembinaan dan pendidikan bagi generasi-generasi,” katanya.
Ia berharap penguatan keluarga dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan organisasi perempuan, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.
2. Rumah Ibadah
Peran kedua adalah rumah ibadah. Suryani menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca, tetapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun keluarga.
“Kalau muslim begitu harus bahagia bersama Al-Qur’an. Pedoman hidupnya Al-Qur’an. Bukan hanya dibaca, tetapi menjadi pedoman hidup,” ujarnya.
3. Rumah PKS
Ketiga adalah rumah PKS. Dalam konteks ini, Suryani menempatkan PKS sebagai wadah koordinasi dan perjuangan politik.
Ia menegaskan, aktivitas politik tidak semestinya hanya berorientasi pada pemilu dan kursi kekuasaan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“PKS itu menjadi rumah PKS karena kita sebagai bagian dari partai politik yang ada di negeri kita,” katanya.
4. Rumah Kebangsaan
Keempat, Suryani menyebut PKS sebagai rumah kebangsaan. Ia menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menurutnya, PKS tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu.
“Keliru kalau mengatakan PKS itu hanya untuk muslim. Sangat keliru. Setiap warga negara Indonesia boleh menjadi anggota PKS,” tegasnya.
Suryani mengatakan semangat kebangsaan juga diwujudkan melalui silaturahmi dan komunikasi dengan berbagai partai politik, organisasi, lembaga, perusahaan, serta pemangku kepentingan lainnya.
5. Rumah Kemanusiaan
Peran kelima adalah rumah kemanusiaan. Suryani mengatakan, PKS berupaya hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan membantu masyarakat yang menghadapi musibah maupun persoalan sosial.
Ia menilai semangat kemanusiaan harus terus diperkuat karena kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.
“Seperti yang sering kita dengar, sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi manusia lain. Mari kita terus berkhidmat, untuk terus bermanfaat,” ujarnya.
Suryani berharap lima peran tersebut tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak organisasi perempuan dan berbagai elemen masyarakat untuk membangun kolaborasi dalam memperkuat keluarga, meningkatkan keberdayaan perempuan, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kepri.*
Tags:5 Rumah Perjuangan, BIPEKA, Suryani, TalkShow















