Oleh: Syifaul Hasanah (Peserta LATANSA PKS Kepri 2026)
“Belum merasa menikmati dakwah kalau belum ikut Kembara dan LATANSA.”
Kalimat itu pernah kubaca beberapa waktu lalu.
Jujur saja, saat itu aku sempat meragukannya.
“Ah, masa sih? Memangnya seseru apa ikut LATANSA?” batinku.
Ketika kabar bahwa agenda ini akan dilaksanakan, rasanya seperti angin segar. Bagi seorang emak-emak yang setiap hari berkutat dengan cucian, dapur, dan berbagai urusan rumah tangga, dua hari berada di alam terbuka terdengar seperti hadiah me time yang menyenangkan.
“Healing tipis-tipis,” ujarku dalam hati.
Namun ternyata Allah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar healing.
Ada rindu yang diam-diam ingin ditunaikan. Rindu pada suasana yang dulu selalu meninggalkan jejak di hati. Rindu pada kebersamaan yang hari ini semakin sulit ditemukan.
Di zaman yang serba cepat, ketika pertemuan sering kali hanya terjadi seperlunya, ketika satu grup WhatsApp berisi puluhan nama yang bahkan belum pernah saling bertatap muka atau saling mengenal, LATANSA menghadirkan sesuatu yang mulai langka.
Kehangatan.
Atau, dalam bahasa yang lebih akrab bagi kami, ukhuwah.
Tags:Kepri, pks, ReLI, Syifaul Hasanah
















