Ketika Allah Menjaga yang Kutinggalkan

Dakwah akan tetap berjalan, dengan atau tanpa kehadiranku.

Justru akulah yang membutuhkan dakwah agar tetap hidup, terus bertumbuh, dan istiqamah hingga akhir.

Ketika kegiatan usai, kami saling berpamitan. Pelukan dan doa mengiringi setiap langkah perpisahan. Rasanya baru kemarin kami berkenalan, tetapi ukhuwah yang terbangun membuat perpisahan terasa begitu mengharukan.

Sesampainya di rumah, Allah menjawab doa yang kupanjatkan sebelum keberangkatan.

Anak sulung dan anak keduaku telah membantu merapikan rumah. Anak ketiga dan si bungsu berlari menyambut kepulanganku dengan wajah ceria. Demamnya telah sembuh.

Aku tersenyum sambil menahan haru.

Ternyata benar.

Ketika aku berusaha menjaga amanah Allah, Allah jauh lebih mampu menjaga amanah yang kutinggalkan.

Kini, jika ada seorang muslimah yang masih ragu memenuhi panggilan Latansa karena berbagai kekhawatiran, izinkan aku menyampaikan satu pesan dari pengalaman yang paling dalam.

Sambutlah seruan Latansa dengan hati yang ridha. Insya Allah, ketika niat kita lurus karena Allah, Dia akan membukakan jalan, menguatkan langkah, serta menjaga segala yang kita titipkan kepada-Nya.

Tags:, ,