Ketika Allah Menjaga yang Kutinggalkan

Ada satu kalimat dari GusBeng yang terus terngiang hingga sekarang.

“Olahraga tidak bisa dibadalkan.”

Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Menjaga kesehatan adalah bagian dari menjaga amanah. Tidak ada orang lain yang dapat berolahraga menggantikan kita. Tubuh yang sehat bukan hanya untuk menikmati hidup, tetapi juga agar kita mampu lebih lama beribadah, membersamai keluarga, dan berkontribusi dalam dakwah.

Latansa menyadarkanku bahwa dakwah membutuhkan hati yang ikhlas sekaligus tubuh yang kuat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun pada keduanya terdapat kebaikan.”
(HR. Muslim)

Sejak kembali ke rumah, aku mulai membiasakan diri berolahraga meski hanya sebentar setiap hari. Aku juga bertekad mengurangi hal-hal yang sia-sia dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih bermanfaat bagi diri, keluarga, dan dakwah.

Namun, pelajaran terbesar yang kubawa pulang bukan hanya tentang pentingnya menjaga kesehatan atau memperbanyak amal.

Aku belajar bahwa dakwah tidak bergantung pada diriku.

Tags:, ,