GuidePedia

0
PKS Kepri - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai Pemilihan Umum 2014 lebih berat dibanding tahun 2009. Namun, Sekretaris Jenderal PKS Taufik Ridho tetap optimistis partainya bisa masuk tiga besar dalam meraih suara.

"Pertarungan sekarang berat. Pertama, tidak ada incumbent di pemilihan presiden. Kedua, jumlah partai politik juga semakin sedikit," kata Taufik di Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 13 Maret 2014.

Meski demikian, kata dia, kader PKS tidak menjadi lemah. Dengan tema baru, kader berjuang lebih keras. "Kami pakai tema 'bersama PKS kobarkan semangat Indonesia," kata dia.

Untuk itu, PKS melirik kader muda untuk dijadikan ujung tombak partai di Pemilu 2014. Dalam beberapa tahun terakhir, imbuhnya, PKS menyerahkan kepemimpinan partai di daerah ke kaum muda. "Kalau anak muda kan bergaulnya lebih banyak."

Semua strategi yang diambil PKS dalam beberapa tahun terakhir ini, kata dia, akan dibuktikan dalam kampanye terbuka 16 Maret mendatang di Gelora Bung Karno, Jakarta. PKS mengklaim akan mengerahkan 150 ribu kader dan simpatisan se-DKI Jakarta ditambah Kepulauan Seribu.

"Mereka ada yang masih pelajar tingkat SMA yang sudah punya hak pilih. Ingat ini pelajar yang sudah mempunyai hak pilih," tegasnya.

Dengan kekuatan pengurus di generasi muda dan pemilih muda di tingkat pelajar ia yakin kekuatan PKS akan kembali. "Kami targetkan suara PKS di tiga besar pemilihan legislatif. Kami juga ingin mengembalikan masa gemilang di 2004," jelasnya.

Untuk mengejar keberhasilan 2004 itu, PKS telah memperhitungkan lumbung suara dalam pemilihan legislatif 9 April mendatang. Mereka menargetkan menang di di Jawa Barat, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Maluku Utara, dan NTB. "Hasil survei terakhir, kami naik terus di wilayah itu," katanya. [viva.co.id]

Post a Comment

 
Top