GuidePedia

0
BATAM (21/9) -- Ketua DPD PKS Kota Batam Yusuf SMn MM turut memberikan pernyataan atas peristiwa penyerangan orang tak dikenal (OTK) terhadap Ustadz Abu Syahid Chaniago saat memberikan tausiyah (ceramah agama) di Masjid Baitusysyakur Batam, Senin (20/9/2021) yang menjadi viral di media sosial dan pemberitaan nasional. 

Yusuf menyebut, peristiwa penyerangan merupakan ancaman. "Penyerangan terhadap ustadz/penceramah dan tokoh agama merupakan bentuk ancaman dan serangan terhadap konstitusi sekaligus bentuk dari pelanggaran HAM."

Penyerangan terhadap ustadz di kawasan Sei Jodoh ini terjadi sekitar pukul 11.15 WIB dan videonya langsung menyebar di grup-grup WhatsApp beberapa menit setelah kejadian. 

Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Kepri tersebut meminta kasus ini diusut secara tuntas dan berharap tidak berulang. Penyerangan OTK terhadap ustadz dapat mengakibatkan kefatalan terhadap korban. 

"Jika pengusutan terhadap pelaku tidak serius, peristiwa ini akan menguap begitu saja dan akan terulang lagi kejadian-kejadian serupa dan lebih fatal," imbuh Yusuf. 

Pelaku penyerangan yang diketahui bernama Darmansyah saat itu langsung diamankan oleh jamaah yang mayoritas ibu-ibu beserta pengurus masjid dan dibawa ke pihak kepolisian. Ia mengaku tidak beragama, bahkan di berita disebutkan ia mengaku sebagai komunis. 

Berkaca dari peristiwa ini Yusuf yang juga Anggota Persatuan Muballigh Batam (PMB) mengimbau agar para ustadz dan pihak masjid lebih waspada selama ada kegiatan dan kajian berlangsung. 

Yusuf juga meminta agar Anggota PKS dan warga Kota Batam tetap tenang, jangan sampai peristiwa ini berkembang menjadi isu yang menjadikan terganggunya kondusifitas Kota Batam.

Post a Comment

 
Top