KEPRI – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepulauan Riau, Suryani, menegaskan bahwa Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PKS Kota Batam bukan sekadar forum perencanaan program kerja, melainkan momentum strategis untuk mengokohkan jati diri perjuangan PKS.
Hal tersebut disampaikan Suryani dalam sambutannya pada Rakerda DPD PKS Kota Batam yang digelar di Hotel Harmoni One, Batam Center, Sabtu (27/12/2025).
Menurut Suryani, seluruh program dan langkah perjuangan PKS harus berada dalam satu kerangka besar K2P2, yang menjadi arah dan pijakan utama gerak partai di semua level kepengurusan.
Kerangka tersebut, kata Suryani, harus diwujudkan secara nyata melalui berbagai program kerja di masing-masing bidang.
“Rakerda ini bukan hanya menyusun program, tetapi juga menjadi sarana penguatan nilai, arah, dan karakter perjuangan PKS agar tetap konsisten dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Suryani.
Dalam sambutannya, Suryani menekankan sejumlah poin penting yang perlu menjadi perhatian seluruh kader dan struktur PKS.
Pertama, menjaga kekokohan maknawiyah, yakni kekuatan ruhiyah yang tercermin dalam keikhlasan, ukhuwah, dan persaudaraan antar-kader.
Kedua, Suryani menekankan pentingnya profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini diwujudkan melalui prinsip 3T, yaitu terukur, teratur, dan terstruktur, disertai komunikasi yang efektif serta kehadiran kader yang konsisten dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Ketiga, Suryani mengingatkan pentingnya memelihara kerja kolektif (amal jama’i) dalam setiap gerak perjuangan.
Hal tersebut mencakup ketaatan terhadap hasil musyawarah (syuro), kebesaran hati dalam menyikapi perbedaan pendapat, serta penguatan sinergi antarstruktur dan antarbidang.
“Dengan soliditas, profesionalisme, dan kerja kolektif yang kuat, PKS akan semakin siap menghadirkan pelayanan terbaik dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tutup Suryani.
Rakerda DPD PKS Kota Batam ini diharapkan mampu menghasilkan program-program strategis yang tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga selaras dengan nilai perjuangan dan kebutuhan riil masyarakat Kota Batam.***
















