KEPRI – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dijadwalkan akan melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10 hingga 12 November 2025 mendatang. Agenda tersebut akan menjadi ajang untuk mem-breakdown hasil Musyawarah Nasional (Munas) yang sebelumnya telah digelar.
Dalam Muyawarah Cabang (Muscab) yang digelar DPD PKS Kota Batam di Hotel Harmoni One Batam Centre, Ahad 19 Oktober 2025, Ketua DPW PKS Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Suryani menegaskan pentingnya seluruh struktur partai mulai dari tingkat DPC hingga DPRa untuk memperkuat militansi dan soliditas kader.
“DPC dan DPRa ini adalah garda terdepan partai. Karena itu, harus terus dikuatkan dan mendapat dukungan dari DPD serta DPW,” ujar Suryani.
Suryani juga mengingatkan bahwa militansi kader PKS tidak bergantung pada jabatan, usia, atau status sosial. Menurutnya, semangat juang dan komitmen kader dalam mengabdi harus tetap hidup, baik ketika berada di struktur pengurus maupun setelahnya.
“Jangan sampai setelah tidak jadi pengurus, hilang dari peredaran. Militansi itu melekat pada diri seorang kader dan da’i, bukan hanya karena jabatan,” tegas Suryani.
Dalam kesempatan itu, Suryani juga menyampaikan kembali tiga modal utama PKS yang sebelumnya disebut oleh Ketua Majelis Syuro (KMS) Mohamad Sohibul Iman, yakni kader yang militan, struktur yang solid, dan amal jama’i atau kerja kolektif.
Lebih lanjut, Suryani mencontohkan bagaimana militansi dalam perjuangan tidak ditentukan oleh usia maupun kekayaan. Suryani menyinggung kisah para sahabat Rasulullah SAW seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, Abdurrahman bin Auf, hingga Abu Hurairah yang menunjukkan keteladanan dalam semangat berjuang di jalan dakwah.
“Militansi bukan hanya milik yang muda atau yang kaya. Siapa pun bisa menjadi kader militan selama memiliki semangat dan niat untuk terus berjuang,” ucap Suryani.
Acara tersebut turut dihadiri para tokoh dan anggota Fraksi PKS DPRD Kota Batam, di antaranya Warya Burhanudin, Muhammad Mustofa, Muhammad Syafei, Suryanto, Siti Nurlailah, dan Sulaiman.
Di akhir sambutan, Suryani menegaskan pentingnya kader muda PKS untuk terus mengembangkan diri dan meneladani semangat para pendahulu.
“Jangan minder dengan yang sudah lama berjuang. Yang baru bergabung pun bisa berkontribusi besar kalau punya semangat dan keikhlasan,” tutup Suryani.***
















