Lokakarya Akademik FPKS MPR RI, Almuzzammil Yusuf: Kepri Punya Nilai Historis dan Strategis untuk Penguatan Ekonomi Nasional

KEPRI – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menegaskan bahwa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki nilai historis dan strategis yang sangat penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikannya saat membuka Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR RI yang mengangkat tema potensi ekonomi Kabupaten Karimun di Aston Batam Hotel & Residence, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Almuzzammil, hasil kajian dan diskusi yang lahir dari lokakarya tersebut tidak akan berhenti pada tataran akademik semata, melainkan akan diperjuangkan melalui jalur politik dan kelembagaan yang dimiliki PKS hingga ke tingkat pemerintah pusat.

“Kami ingin kajian-kajian seperti ini menjadi masukan yang serius. Apa yang menjadi aspirasi daerah akan kami bawa dan perjuangkan melalui jalur yang kami miliki di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema lokakarya tersebut sejalan dengan semangat MPR RI dalam memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam paparannya, Almuzzammil merangkum lima pesan utama UUD 1945 yang menurutnya menjadi fondasi pembangunan Indonesia.

Pertama, negara demokrasi yang berlandaskan kedaulatan rakyat. Kedua, negara hukum yang menjamin kepastian dan keadilan. Ketiga, pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang meningkatkan keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, dan kecerdasan bangsa.

Keempat, pemanfaatan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Kelima, mewujudkan tujuan bernegara sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

“Kepri memiliki potensi yang luar biasa. Selain memiliki budaya Melayu yang religius, wilayah ini juga berada di jalur pelayaran internasional yang sangat strategis. Ini menjadi modal besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Almuzzammil menyoroti posisi geografis Kepri yang berada di kawasan Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia.

Menurutnya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa PKS tengah menyiapkan sejumlah kajian strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat, di antaranya terkait pengembangan ekonomi syariah dan penguatan ekonomi maritim yang dinilai relevan dengan karakteristik Kepri.

Di akhir sambutannya, Almuzzammil secara resmi membuka Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR RI dan berharap kegiatan tersebut menjadi momentum lahirnya terobosan baru bagi pembangunan dan kemajuan Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Karimun.

“Kami berharap lokakarya ini melahirkan gagasan-gagasan konkret yang dapat ditindaklanjuti. Setelah diskusi ini selesai, hasilnya akan kami bawa dan perjuangkan agar menjadi bagian dari kebijakan pembangunan nasional,” ujarnya.***

Tags:, ,