GuidePedia

0
foto: Humas DPRD Batam
PKS Kepri - Berdasarkan diskusi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Batam, Yumasnur, Anggota Komisi 3 DPRD Batam, Rohaizat menyatakan saat ini perlu kajian mendalam terkait dengan keberlangsungan jalan di area Bukit Kemuning, Sei Beduk, apakah akan dipertahankan atau dipindah jalurnya.

"Tadi Pak Yumasnur mengatakan di sekitar lokasi kejadian ada 160 meter tanah yang mengalami keretakan," ungkap Rohaizat yang bertemu Yumasnur langsung di lokasi longsor, Selasa (5/1).

Rohazat menambahkan dari survey yang ia lakukan bersama beberapa rekan dari Komisi 3, ia menemukan bahwa bukit dalam kondisi yang sudah gundul. Selain itu tidak ada drainase yang memadai yang dibangun bersamaan dengan pembangunan jalan (pengaspalan).

Rohaizat hanya melihat parit kecil yang terbuat dari tanah yang jelas tidak proporsional untuk menampung guyuran air dari bukit.

Aleg PKS asal Tanjung Uma ini berkomitmen untuk.mencarikan solusi terbaik. Ia pun sudah sepakat dengan rekan-rekan di komisi yang membidangi infrastruktur itu untuk menggelar hearing dengan DPU dan BP Batam untuk mencari solusi yang tepat.

Ia tidak menyalahkan pihak manapun terkait dengan musibah tanah longsot tersebut, meski demikian ia akan menanyakan ke DPU terutama tanggung jawab konsultan perencanaannya.

"Harusnya konsultan perencanaan memiliki perhitungan dengan kondisi di Bukit Kemuning, jalan tersebut layaknya dibuat seperti apa agar tahan lama," tutupnya. (pur)

Post a Comment

 
Top