GuidePedia

0
PKS KepriKader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Medan Amplas memberikan sejumlah bantuan, antara lain uang, roti, beras, sabun, dan pakaian layak pakai, kepada para pengungsi Rohingya di Kota Medan. Perwakilan rombongan, Tembal H. Siregar menyampaikan hal ini saat mengunjungi para pengungsi bersama puluhan Kader PKS Medan Amplas di Hotel Beras-Pati, Jl. Jamin Ginting, Kota Medan, Ahad (24/5).
“PKS akan tetap konsisten membantu siapapun yang memang butuh bantuan. Ini tidak ada hubungannya dengan politik. Bahkan rencana ini juga tercetus oleh beberapa kader saat berolahraga tadi pagi (Ahad, 24/5). Akhirnya, kami bergerak menyampaikan informasi secara langsung melalui BBM (Black Berry Messenger)dan grup di Whatsapp. Alhamdulillah, kami bisa membawa ini semua,” katanya.
Tembal mengungkapkan para pengungsi menyambut hangat kedatangan rombongan. Terbukti senyum-senyum tulus terpancar dari wajah mereka. Teriakan-teriakan salam, cerita Tembal, terdengar dari setiap kamar yang dilewati oleh rombongan. Salah satu juru bicara (jubir) pengungsi asal Bangladesh mengatakan mereka sangat senang bisa dikunjungi oleh saudara sesama muslim. Ia juga menceritakan bagaimana pengalaman mereka di laut selama hampir tiga bulan.
“Kami senang dengan kunjungan Anda sesama muslim. Kami sangat menderita ketika masih berada di tengah laut. Sekarang banyak bantuan yang Anda berikan pada kami. Kami sangat bahagia dan mengucapkan terima kasih banyak,” tuturnya jubir pengungsi berusia 22 tahun dan Hafizh Qur’an (penghafal Al Quran) tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Jubir Rombongan PKS Medan Amplas, Saftian Cahyadi juga mengungkapkan rasa senangnya bisa menyampaikan bantuan secara langsung kepada pengungsi dari Myanmar dan Bangladesh. Di depan puluhan pengungsi ia mengatakan bantuan yang diberikan hanya bernilai kecil dibandingkan duka para pengungsi yang terpisah jauh dari keluarga.
“Apa yang kami berikan ini tidak cukup untuk mengobati duka Anda yang telah terpisah dari keluarga. Kami hanya bisa berdoa agar konflik di Negara Anda dapat segera berhenti, dan Anda bisa berkumpul bersama dengan keluarga,” ujarnya.
Saftian pun menyatakan keinginannya untuk kembali lagi menyerahkan bantuan kepada para pengungsi. “Insya Allah kami akan kembali lagi kesini. Karena ada bantuan yang tidak bisa kami salurkan, karena ternyata pihak imigrasi menyarankan kepada kami untuk memberi bantuan makanan yang bisa langsung dikonsumsi.  Sementara kami sudah membawa empat karung beras dan uang sebesar Rp2 juta. Jadi beras yang ada akan kami jual kembali, dan uangnya akan kami belikan buah-buahan, roti, serta makanan bergizi lainnya,” jelasnya.
Ada hal menarik saat para Rombongan PKS Medan Amplas mengunjungi pengungsi Rohingya. Seorang pengungsi perempuan memberikan biskuit yang baru mereka dapatkan dari rombongan kepada salah satu anak Kader PKS. Sontak, rombongan merasa terharu dan langsung memberikan biskuit itu kembali.
“Subhanallah, di saat kekurangan mereka masih teringat untuk berbagi,” kata Bima, Ketua Tim Pengamanan yang ikut mendampingi silaturrahim Kader PKS Medan Amplas bersama pengungsi Rohingya. 
Sumber : PKS Kota Medan

Post a Comment

 
Top