KEPRI – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepulauan Riau mengutus tiga orang kader terbaiknya untuk mengikuti kegiatan Upgrading Bidang Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS di Bogor, Jum’at-Ahad (6-8/2/2026).
Ketiga utusan tersebut adalah Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Petani, Peternak, dan Nelayan (Bidnaker PPN) DPW PKS Kepri, Warya Burhanuddin, Sekretaris DPD PKS Karimun M. Ginastra, serta Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Petani, Peternak, dan Nelayan DPD PKS Kota Batam, Yanto.
Kegiatan Upgrading Bidang Ketenagakerjaan ini berlangsung selama tiga hari di Bogor dan bertujuan memberikan penguatan dakwah ketenagakerjaan kepada para pengurus PKS dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Bidnaker PPN DPW PKS Kepri, Warya Burhanuddin menjelaskan bahwa DPW PKS Kepri hanya mendapatkan kuota tiga peserta dalam kegiatan tersebut. Penentuan peserta pun diprioritaskan bagi daerah dengan jumlah tenaga kerja yang besar.
“Kami hanya diberi kuota tiga orang dan diprioritaskan untuk daerah dengan konsentrasi tenaga kerja yang tinggi, yaitu Batam dan Karimun,” ujar Warya Burhanuddin.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali berbagai materi strategis, mulai dari urgensi dakwah di lingkungan perusahaan, sejarah dan peta gerakan perburuhan, hingga karakteristik dakwah ketenagakerjaan.
Salah satu materi yang dinilai istimewa adalah pemaparan Roadmap Ketenagakerjaan yang disampaikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan.
Warya Burhanuddin berharap, melalui kegiatan ini seluruh pengurus Bidang Ketenagakerjaan PKS dapat memahami secara utuh peran dan tugas yang harus dijalankan dalam menggarap sektor ketenagakerjaan secara maksimal.
“Harapannya, setelah mengikuti upgrading ini, pengurus Bidnaker memiliki pemahaman yang sama dan lebih siap menjalankan program-program ketenagakerjaan,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Bidang Ketenagakerjaan DPW PKS Kepri akan menggelar rapat koordinasi terbatas untuk mensosialisasikan hasil upgrading kepada seluruh pengurus Bidnaker DPD se-Kepulauan Riau serta para aktivis perburuhan.
Langkah ini diharapkan dapat menyatukan semangat dan gerak bersama dalam menyukseskan program-program PKS di bidang ketenagakerjaan, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.***
Tags:














