KEPRI – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepulauan Riau, Suryani, menyampaikan tiga pesan penting tentang kepeloporan kader saat memberikan arahan pada kegiatan Kemah Bela Negara (KEMBARA) PKS Kepri 2025 di Bintan, (7/12/2025).
Dalam sambutannya, Suryani mengutip pesan almarhum KH. Hilmi Aminuddin yang menekankan pentingnya Arriyadah atau jiwa kepeloporan bagi setiap kader. Ia kemudian merinci tiga aspek kepeloporan yang harus terus dijaga dan diperkuat.
1. Kepeloporan dalam Mentalitas dan Moralitas
Suryani menegaskan bahwa kader PKS harus menjadi yang terdepan dalam menjaga ruhiyah, moralitas, dan akhlak. Ia mencontohkan keteladanan Rasulullah SAW, para sahabat, dan para ulama terdahulu sebagai standar pembinaan diri.
“Dengan memperkuat hubungan dengan Allah dan menjaga amalan harian, kader PKS dimanapun berada harus menunjukkan akhlak mulia yang tercermin dalam kehidupan masyarakat,” ujar Suryani.
2. Kepeloporan dalam Pemikiran dan Ilmu
Kader juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual. Suryani mengajak para kader untuk membiasakan membaca buku, terutama tentang sejarah para aktivis dakwah, serta mencermati perkembangan situasi.
“Dengan pemikiran yang terukur dan terstruktur, langkah dakwah akan lebih tepat dan berdampak,” kata Suryani.
3. Kepeloporan dalam Harokah dan Dakwah
Suryani menekankan bahwa perjalanan panjang dalam Unit Pembinaan Anggota (UPA) harus menjadikan para kader sebagai barisan terdepan dalam dakwah. Ia menegaskan bahwa semangat dakwah tidak boleh bergantung pada jabatan atau amanah tertentu.
“Kepeloporan dalam harokah harus melekat dalam diri setiap kader. Di mana pun berada, kita tetap kader dakwah,” tegas Suryani.
Kegiatan KEMBARA PKS Kepri 2025 ini menjadi momentum penguatan semangat kepeloporan kader dalam menjalankan amanah dakwah dan pelayanan masyarakat.***
















