GuidePedia

0

PKS Kepri - Untuk memupuk kesolidan kader, DPD PKS Kota Batam menggelar turnamen futsal antar Dewan Pengurus Cabang (DPC) pada Ahad (10/1) di lapangan futsal Trinity, Batam Centre. Turnamen ini adalah yang kedua kalinya yang pernah dilaksanakan oleh PKS Batam.

Menurut salah satu penggagas kegiatan, Muhammad Ilham, turnamen ini menggunakan sistem gugur dengan 12 tim. Ketentuan lainnya dalam satu tim maksimal menyetorkan nama 12 orang, dengan komposisi sepuluh kader PKS terbina dan yang dua pemain lainnya diperbolehkan "naturalisasi".

"Aturannya pemain non kader maksimal dua," terang Ilham.

Aturan tersebut sengaja diterapkan karena kegiatan futsal adalah ajang untuk menyehatkan dan membahagiakan para kader. Selain itu juga untuk mengukur kualitas skill para kader dalam memainkan si kulit bundar.

Menurut Ilham ide ini muncul dikarenakan selama ini di beberapa DPC di Batam rutin berlatih futsal setiap pekannya, seperti DPC PKS Batu Aji, Sagulung, Sei Beduk, Sekupang dan Batam Kota.

Momentumnya juga pas, setelah para kader PKS Batam berjibaku memenangkan pasangan Rudi-Amsakar, sudah saatnya para kader dikumpulkan dalam suasana yang berbeda untuk mengokohkan ukhuwah sesama kader yaitu dengan turnamen futsal.

Sementara siapa yang diprediksi juara, seluruh tim tidak ada yang berani memprediksi siapa yang bakal juara di turnamen yang berhadiah total jutaan rupiah ini. DPC PKS Sei Beduk sebagai juara pada turnamen pertama pun tidak jumawa bisa mempertahankan tropinya. Pun demikian DPC PKS Nongsa sebagai runner up pun setali tiga uang.

Menurut beberapa "pengamat", peluang berpindahnya piala sangat mungkin terjadi. Namun yang jelas bola itu bundar. Sangat sulit untuk menebak dengan akurat siapa yang bakal menjadi pemenang. (isy)


Post a Comment

 
Top