GuidePedia

0
PKS Kepri - Bambang Dipoyono, Sekretaris DPW PKS Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan tantangan dakwah dan politik di Indonesia termasuk di Kepri akan lebih menantang. Untuk itu ia menginstruksikan kepada seluruh kader dan simpatisan PKS untuk cepat belajar dari "sekolah" terbuka yang ada di lapangan nyata.

Bambang di sela-sela kesibukannya di Batam, Rabu (2/12) menjelaskan salah satu cara agar tetap survive dan bahkan leading sebagai partai dakwah yang kokoh, otomatis setiap kader struktural maupun kultural harus memiliki cara pikir dan tindakan yang inovatif.

"Inovasi adalah bagai obor yang selalu dinyalakan dalam seluruh langkah kita," ungkapnya.

Agar bertindak inovatif, maka kader harus terus menggalakkan budaya membaca, baik membaca buku-buku maupun membaca arah peta dakwah dan politik yang berkembang.

Ia yang juga jebolan Fisipol UI ini menjelaskan membaca buku menjadi salah satu cara untuk bisa sukses berselancar dalam menghadapi tantangan politik yang kian seru dan menantang.Ia pun mengajak setiap kader harus secara berkala keluar dari kebiasaan rutin untuk menemukan hal-hal baru yang menjadi sumber inovasi yang terus menerus.

"Kalau bahasa orang google adalah harus melakukan hal-hal "gila"," tambahnya lagi.

Gila di sini adalah cara yang berbeda dari pola yang dipakai orang lain. Namun tentunya tetap berpegang dengan aturan sebagai partai dakwah. Ia meyakini khazanah Islam sangat relevan untuk dijadikan pijakan dalam setiap langkah yang diambil.

Menurutnya Islam mampu berkembang salah satu faktornya karena ijtihad para ulama yang membersamainya.(isy)

Post a Comment

 
Top