GuidePedia

0
PKS Kepri - Dalam setiap momen politik, baik pemilu, pilpres dan pilkada setiap kader PKS menurut Raden Hari Tjahyono, Ketua DPW PKS Kepulauan Riau (Kepri) adalah tim pemenangan. Raden Hari menyebutkan kader-kader PKS sudah memahami bahwa peran kultural tidak kalah pentingnya daripada peranan formal di struktur.

“Budaya kader PKS itu mementingkan peran bukan posisi,” ulasnya di Batam, Jumat (27/11).

Lebih lanjut ia menjelaskan ketika partai sudah memutuskan untuk mendukung atau mengusung salah satu kandidat, maka secara otomatis kader-kader PKS akan terlibat aktif untuk memenangkan kandidat yang sudah diputuskan, tanpa perlu harus masuk dalam kepengurusan tim pemenangan.

Hal ini terbukti, khususnya di Batam hampir seluruh rumah-rumah kader PKS sudah terpasang spanduk Rumah Pemenangan PKS. Selain itu setiap hari Ahad seluruh kader ikut terlibat melakukan direct selling untuk menjemput kemenangan SAH dan Ramah.

Menurutnya hal seperti itu (mementingkan peran - red) terjadi seragam di seluruh Indonesia. Ini adalah budaya di PKS. Hal ini terjadi dikarenakan kader-kader memahami bahwa amanah di kader ada dua, amanah sebagai pengurus partai, termasuk di tim pemenangan dan amanah di kultural bagi yang tidak diamanahkan di jabatan formal.

Amanah strukutural itu jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah kader PKS, untuk itu yang paling dipahami oleh setiap kader PKS adalah peran untuk mensukseskan aganda-agenda yang sudah diputuskan oleh partai untuk kepentingan umat dan masyarakat, tegas Raden Hari. (isy)

Post a Comment

 
Top