GuidePedia

0
PKS Kepri - Raden Hari Tjahyono, Ketua DPW PKS Kepulauan Riau (Kepri) menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam melakukan kampanye hitam (black campaign) kepada pasangan calon gubernur nomor urut 2, H.M. Soerya Respationo – H. Ansar Ahmad (SAH).

Meski demikian Raden Hari memastikan, Tim Gabungan SAH tidak akan membalas tuduhan keji tersebut dengan tindakan yang salah pula. Raden mengatakan Tim SAH justru akan membalas fitnah tersebut dengan amal kebaikan.

“Fitnah ini akan kami balas dengan white campaign, yaitu dengan menebar amal shaleh,” ungkap Raden Hari di Batam, Kamis (19/11).

Raden Hari menjelaskan munculnya kampanye hitam justru respon dari kepanikan pihak yang tidak ingin SAH memenangkan pesta demokrasi 9 Desember 2015 mendatang. Ia menduga ada oknum yang panik karena SAH suaranya terus saja bertahan di posisi teratas.

“Dan yang pasti mereka menginginkan Kepri dalam keadaan yang tidak aman. Mereka menginginkan Kepri dalam keadaan yang tidak kondusif,” tambahnya.

Untuk itu ia bersama tim SAH pun meminta kepada aparat yang berwenang agar mengusut tuntas pelaku kampanye hitam yang mencoreng nilai-nilai demokrasi. Bagi kepolisian dan panitia pengawas (Panswas) diminta untuk segera bertindak menertibkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Raden Hari menjelaskan selama ini sudah banyak black campaign yang menyerang SAH, dari mulai agama Soerya yang dikatakan non muslim, tidak pro dakwah dan yang terakhir tuduhan kafir.

Ia menerangkan sejatinya perbedaan politik adalah untuk sekedar beradu ide dan strategi dalam kebaikan. Berbeda pilihan adalah yang biasa. Toh semua kandidat memiliki cita-cita yang sama untuk memajukan masyarakat Kepri.

“Jadi tak perlu lah ada kampanye hitam,” tutupnya. (NRA)

Post a Comment

 
Top