GuidePedia

0
PKS KepriMenjelang deklarasi Jokowi-JK, koalisi seberang pendukung Prabowo Subianto melempar sentilan. Wasekjen PKS Fahri Hamzah misalnya menyindir mekanisme penetapan cawapres Jokowi.

"Jokowi adalah contoh bahwa laki-laki bertugas belanja di pasar...tiap hari...isteri ya memasak saja," kata Fahri memulai twit tentang Jokowi seperti dikutip detikcom Senin (19/5/2014).

Fahri lantas menegaskan Jokowi bukanlah lawan politik bagi kubu Prabowo. Ia mengganti istilah lain dengan kawan dalam perlombaan. Namun Fahri mengingatkan semua pihak harus siap dikritik di tengah perlombaan tersebut.

"Jokowi bukan lawan...dia kawan dalam perlombaan capai kebaikan. Kalau kita mengkritik ya karena dia akan menentukan hidup kita. Kalau tidak mau dikritik jangan jadi pejabat publik apalagi selevel Presiden RI," kata Fahri.

"Saya kritik Wali Kota Solo, Gubernur Jakarta dan calon Presiden RI. Saya takkan kritik pedagang lemari," lanjut Fahri.

Fahri lantas menegaskan sikap PKS mendukung pencapresan Prabowo Subianto. Dia pun siap pilihannya itu dikritik.

"Karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Maka siapa yang berani memimpin harus berani ditelanjangi," katanya.

Dia mengajak Jokowi berlomba menuju kebaikan. Fahri mengingatkan bahkan kritiknya bukanlah black campaign.

"Tuh lihat...semua nunggu Megawati dan nggak ada diskusi...pusing sendiri kan..hehehe," sindir Fahri.

"Dalam demokrasi...konflik dan perbedaan sudut pandang diterima sejak awal...jangan ditutupi...Karena itulah demokrasi itu rumit oleh prosedur. Tidak ada dalam demokrasi sesuatu itu diterima tanpa syarat...atau Taken For granted," katanya menasihati. [detik]

Post a Comment

 
Top