GuidePedia

0
PKS Kepri - Anggota DPR-RI satu ini punya cara berbeda untuk mengukur kinerja selama dia duduk di Senayan. Sebuah buletin diterbitkan per tiga bulan sekali untuk menjadi laporan sebagai anggota DPR-RI. Asmi Amin, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Sulsel ini merogoh kocek pribadinya untuk buletin yang diberi nama "Tettainfo" tersebut.
 

"Kecil-kecilan, tapi yang penting isinya. Alhamdulillah selama enam bulan duduk di sini, sudah dua kali terbit, tapi edisi terakhir dalam proses, " terang Asmin, saat ditemui di ruangannya.
 

Politisi yang mengawali karier sebagai aktivis tuleng ini membeberkan, agak sulit masyarat mengukur kinerja legislator, jika politisi bersangkutan tidak membuatnya dalam bentuk tertulis. Ia mengatakan, apa yang dilakukan koleganya Akbar Faizal, salah satu terobosan yang memang mesti mendapat apresiasi. Tapi menurutnya, ia punya cara berbeda.
 

"Di buletin ini, banyak dokumentasi berita tentang cara berpikir saya dalam menyikapi persoalan. Ada agenda kegiatan selama tiga bulan, termasuk rapat-rapat apa saja yangt saya ikuti dan bagaimana saya mengambil peran di dalamnya," jelas Asmin, yang kini didaulat oleh partainya fokus pada kinerja PT PLN di Komisi VII.
 

Asmin juga menuturkan, buletin yang beriisi soal informasi di DPR-RI itu banyak tidak tersentuh oleh media sehingga perlu didokumentasikan tersendiri. 

"Saya mungkin bukan politisi ulung, tapi teru terang selama duduk di DPR-RI agak kecewa juga melihat situasi ternyata seperti ini. Luar biasa ini memang dunia politik. Di satu sisi hati kecil harus menegakkan idealisme disisi lain seolah disuruh merampok," ungkapnya. [fajar]

Post a Comment

 
Top