GuidePedia

0
PKS Kepri - Ratusan alat peraga milik calon anggota legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dirusak orang tak dikenal di Batam Provinsi Kepulauan Riau, kata Ketua Dewan Pengurus Daerah PKS Kota Batam, Taufik Hermawan di Batam, Kamis.

"Secara teknis partai belum menghitung berapa jumlah banner dan alat peraga lain yang dirusak, tapi bisa ratusan," kata Taufik.

Ia mengatakan pengrusakan itu dilakukan di seluruh daerah di Batam, tidak hanya daerah pemilihan tertentu.

"Pengrusakannya di semua titik. Saya lihat kalau caleg partai lain aman, hanya kami yang rusak," kata dia.

Menurut dia, tidak hanya alat peraga caleg yang dirusak. Melainkan spanduk dan alat sosialisasi lain milik PKS memang kerap dirusak, misalnya saja spanduk selamat pada kegiatan-kegiatan tertentu.

"Ini terjadi bukan hanya pas pencalegan. Pada waktu biasa-biasa juga, waktu 'event' tertentu, misalnya selamat hari ibu dan lain-lain. Itu juga dirusak," kata dia.

Awalnya, PKS sudah melaporkan kejadian itu kepada Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kota Batam Suryadi Prabu, namun karena berbagai keterbatasan lembaga pengawasan itu tidak dapat bergerak.

"Kami faham, Panwas memiliki keterbatasan orang, jadi percuma kalau lapor-lapor terus," kata dia.

Meski terus dirusak, ia mengatakan PKS akan terus memasang alat peraga kampanye dan sosialisasi kegiatan partai di tengah masyarakat.

"Sudah menjadi budaya yang ada di PKS untuk mengingatkan. Kami tetap akan buat, bahkan sampai menjelang pencoblosan, dengan kata-kata seperti 'Jangan money politics'," kata dia.

Sementara untuk mengantisipasi agar alat peraga dan sosialisasi tidak dirusak, maka PKS mengimbau kadernya untuk memasang baner di dekat rumah simpatisan agar bisa dipantau. Sedangkan untuk baliho besar di jalan-jalan, partai tidak menyarankan.

"Lagi pula, kalau baliho besar, kami tidak punya uang," kata dia. (Antara)

Post a Comment

 
Top