GuidePedia

0

PKS Kepri - Di Batam keberadaan Baliho baik yang konvensional maupun yang elektronik (videotron) jumlahnya kian menjamur. Tentu hal tersebut dapat menarik masukan bagi Dinas Pendapatan Daerah dari setiap iklan yang ditayangkan. Namun demikian, masyarakat ternyata juga resah dikarenakan ditemukan adanya beberapa konten di Baliho yang mengarah ke pornografi.

Ketua Dewan Syariah Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Kepulauan Riau (DSW PKS Kepri), Bakhtiar M Rum, Lc, MA pun menyatakan keresahannya. Menurutnya ia sering mendapat masukan dari masyarakat tentang adanya konten baliho yang berbau pornografi baik di baliho yang konvensional maupun yang elektronik.

“Banyak warga bahkan ormas yang menanyakan ke saya tentang maraknya konten pornografi di beberapa titik baliho resmi”, ungkap Bakhtiar di Batam, Kamis (24/3).

Bakhtiar tidak alergi dengan pemasukan daerah, namun ia meminta pemerintah mendapatkan pemasukan dari cara yang halal dan berkah. Ia khawatir jika tidak segera ditertibkan justru akan berakibat negatif buat moral masyarakat Batam, terutama anak-anak.

Mulai dari anak kecil sampai yang tua dicekokin gambar-gambar yang tidak mendidik yang bebas diakses di jalan-jalan. Apa gak rusak moral anak-anak kita?,” terang Bakhtiar serius.

Ia menambahkan, keberlangsungan satu generasi ditandai dengan terjaganya moral penduduknya. Sedang pornografi menurutnya adalah peluru mematikan bagi kehancuran suatu bangsa, ia mengingatkan apa yang didapat Dispenda tidak sebanding dengan resiko yang akan dihadapi.

Tidak itu saja, ia juga menemukan unsur pelanggaran dalan UU Pornografi pada konten yang banyak tayang di beberapa titik baliho tersebut. Ia mengingatkan mumpung Rudi-Amsakar baru dilantik sebagai Walikota-Wakil Walikota Batam harus kembali menata Batam agar benar-benar menjadi Bandar dunia Madani.

Sementara Mukriyadi, Anggota Komisi II DPRD Batam dari PKS menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan warga seputar konten pornografi ke dinas terkait. Ia menjanjikan secepatkan akan menyampaikan keluhan warga tersebut. (*isy)

Post a Comment

 
Top