GuidePedia

0
PKS Kepri -


Hari masih pagi ketika ratusan Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memenuhi Aula utama gedung Asrama Haji Kota Batam. Pagi ini Partai yang berlambangkan bulan sabit dan padi itu mempunyai hajatan besar, yaitu Rapat Kordinasi Wilayah (Rakorwil) Kepulauan Riau. Para kader yang menggunakan baju bernuansa putih kuning melangkah seirama seolah ingin menjabarkan bahwa mereka memiliki kesolidan visi.

Beberapa orang kader tampak bercengkrama dan menyapa satu sama lain, bersalaman dan berpelukan seolah menuangkan kerinduan yang mendalam pada saudara-saudaranya sesama kader Partai. Rakorwil ini dihadiri oleh kader partai di seluruh penjuru Kepri, yaitu Natuna, Anambas, Lingga, Tanjung Pinang, Bintan, Karimun dan Batam.

PKS sebagai Partai dakwah sangat fokus terhadap kerja-kerja yang ditujukan untuk ummat, untuk itu tahun ini PKS memilih tagline Berkhidmat untuk Rakyat. PKS juga menjadi partai yang fokus pada peningkatan peran perempuan dan ketahanan keluarga, hal ini disampaikan langsung oleh Suryani, SE yang menjabat sebagai Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS KEPRI disela acara Rakorwil, Sabtu (13/2).

Suryani menejaskan bahwa bagaimana kader perempuan bisa kokoh, kokoh dalam akidahnya, kokoh dalam akhlaknya, kokoh di dirinya, di keluarganya dan masyarakatnya bahkan  kokoh di eksekutif, legislatif dan jabatan-jabatan lain.

Suryani yang juga merupakan anggota legislatif ini menambahkan bahwa peningkatan peran perempuan ini bukan berarti selama ini tidak berperan, tapi bagaimana mengokohkan perempuan PKS agar lebih banyak berkhidmat, berkiprah untuk masyarakat.

 Dan ketahanan keluarga jelas merupakan bukti kepedulian PKS kepada masyarakat, karena jika PKS ingin mengajak masyarakat ke arah yang lebih baik maka keluarga-keluarga kader juga harus memiliki ketahanan. Jangan sampai anak-anak kader justru malah terkena kasus-kasus dan penyimpangan-penyimpangan perilaku remaja seperti yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Perempuan yang terlihat segar dengan jilbab kuning cerahnya ini menjabat sebagai ketua BPKK untuk yang kedua kalinya, sehingga program kerja yang dirancang melanjutkan program kerja yang sudah berjalan dari periode sebelumnya.  “Hanya saja ada tambahan satu program kerja baru, yaitu pembekalan menuju lansia”,  jelasnya saat ditemui di Musholla Asrama Haji. Disebelahnya duduk beberapa kader perempuan yang baru usai melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah, terlihat beberapa kader perempuan kompak menggunakan jilbab senada yang menambah semarak acara Rakorwil ini.

Dilokasi acara juga terlihat bazar makanan dari usaha-usaha mandiri kader yang tampak menyajikan produk beraneka ragam, ini juga menjadi gambaran tentang salah satu pos yang disoroti oleh BPKK yaitu pos ekonomi keluarga. Karena PKS merasa perlu menjadikan keluarga kokoh secara ekonomi, karena sudah terbukti permasalahan yang timbul dari keluarga-keluarga di Indonesia ini salah satunya faktor ekonomi.

Sehingga PKS juga berperan dalam memberikan pelatihan kepada para Ibu-ibu untuk dapat berdaya secara ekonomi. Karena salah satu karakter seorang kader itu adalah mandiri secara ekonomi. Beberapa anak-anak terlihat di dalam maupun luar ruangan, mereka bermain bersama sementara orang tua mereka mengikuti jalannya acara pembukaan Rakorwil.

Keberadaan anak dalam keluarga PKS juga menjadi penting sebagai bentuk kaderisasi alami, untuk itu BPKK juga mempunyai kegiatan-kegiatan khusus anak-anak kader yang bekerjasama dengan bidang Kaderisasi dalam pembinaannya. “Program-program ini juga selaras dengan program-program pusat sehingga harapannya semoga Kepri dapat mengejawantahkan program DPP dalam lingkup wilayah” tutupnya. (#MU)
 

Post a Comment

 
Top