GuidePedia

0
PKS Kepri - Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Iskandarsyah di Tanjungpinang, Kamis (7/1) menyatakan Pemerintah Kepri memiliki kewajiban membantu mengembangkan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang saat ini mengalami kesulitan keuangan.

"Jangan sampai kampus yang baru beberapa tahun dinegerikan itu jalan di tempat akibat tidak memiliki anggaran untuk operasional," Ketua Komisi II DPRD Kepri, Iskandarsyah.

Legislator asal Partai Keadilan Sejahtera itu mengemukakan UMRAH dibangun untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kepri membutuhkan generasi muda yang berkualitas, yang mampu membangun daerah.

"Saat ini, ribuan pemuda dan pemudi dari pulau-pulau di Kepri berkuliah di UMRAH," katanya.

Karena itu, menurut dia bantuan yang diberikan Pemerintah Kepri kepada UMRAH harus diprioritaskan. Komitmen pemerintah dalam membantu UMRAH harus diperkuat dengan regulasi.

"Jadi selain Peraturan Presiden Nomor 53 tahun 2011, Pemerintah Kepri sebaiknya membuat peraturan gubernur untuk memperkuat regulasi dalam membantu kampus itu," ujarnya.

Iskandar mengatakan Pemerintah Kepri selama ini sudah memberi bantuan berupa dana hibah kepada UMRAH. Namun bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah sehingga pihak UMRAH masih kekurangan anggaran.

Dia juga mengingatkan pihak UMRAH untuk menggunakan bantuan yang diberikan itu sebaiknya-baiknya, terutama untuk kepentingan dosen dan mahasiswa. Fasilitas dalam kelas juga harus ditingkatkan sehingga dosen dan mahasiswa merasa nyaman.

"Pihak UMRAH harus membuat perencanaan yang matang, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Mengutamakan kegiatan yang paling dibutuhkan sehingga bantuan yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk kemajuan kampus, bukan untuk kepentingan tertentu," katanya.

Sumber: antara yang sudah diedit sperlunya oleh Tim PKS Kepri.

Post a Comment

 
Top