GuidePedia

0

PKS KepriAtas dasar kesamaan visi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam pada Desember 2015 mendatang, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Batam, membentuk koalisi.

Launching pembentukan koalisi PKS-Gerindra ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan koalisi antara Ketua DPD PKS Batam, Taufik Hermawan dan Ketua DPC Gerindra Batam, Iman Sutiawa , Senin (20/4) di lantai IV Hotel Venesia, Batam Centre.   

Ketua DPD PKS Kota Batam, Taufik Hermawan menyebut koalisi yang digagasnya bersama Gerindra merupakan koalisi besar yang akan menjadi wadah bagi Parpol lain yang sevisi untuk bersama-sama memenangkan Pilkada Kota Batam.

“Batam ini sangat besar untuk diurus hanya oleh 2 partai. Karenanya koalisi yang kami gagas ini sesungguhnya adalah koalisi besar yang akan terus bergulir,” ujar Taufik saat mendeklarasikan koalisi Gerindra dan PKS. 

Karenanya, lanjut Taufik, koalisi tersebut terbuka terhadap semua Parpol, termasuk Parpol yang berada di luar KMP. Syarat bergabung cukup sederhana, yakni memiliki kesaman visi untuk membangun Batam lebih baik. Maka menurutnya, koalisi akan mengakomodir dengan kesepakatan bersama kita. 

“Berhubung ini koalisi besar, setiap partai harus menurunkan ego. Memang sudah ada beberapa nama yang keluar diantara dua Parpol ini, tapi semuanya harus dibicarakan. Apakah gerindra dan PKS akan mengusung sebuah tokoh, kita akan berdialog utuk menentukan. Jadi kami siap mendukung siapapun figurnya, termasuk Iman Sutiawan. Siap-siap saja. Gerindra juga siap untuk mendukung figur dari PKS,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Batam, Iman Sutiawan ketika membacakan 6 point kesepakatan antara Gerindra dan PKS menegaskan, bahwa Koalisi ini tidak untuk bagi-bagi kekuasaan, tetapi lebih pada membangun Batam yang lebih baik kedepan, karenanya hak dan tanggungjawab semua anggota koalisi juga sederajat.

“Koalisi dibentuk atas dar kesemaan sipirit perjuangan, visi-misi dan program. Bukan atas dasar bagi-bagi kekuasaan. Koalisi dibentuk dalam upaya pemenangan Pilkada kota Batam 2015. Pengelolaan koalisi bersama dilaksanakan secara bijak dan profesional dan mengedepankan kearifan lokal. Mitra koalisi menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran punya hak dan tanggunjawab yang sederajat dengan tetap memperhatikan kesepakatan bersama,” demikian beberapa point MoU yang dibacakan Iman.

Iman menegaskan, isi kesepakatan tersebut akan diikuti oleh seluruh kader PKS dan Gerindra yang ada di Kota Batam. “Harapkan semua kader PKS dan Gerindra, apapun yang disepakati adalah untuk kepentingan Kota Batam, bukan hanya kepentingan Parpol. Kita kedepankan adalah masyarkat,” ujar Iman di dampingi sejumlah anggota DPRD Batam dari fraksi Gerindra dan PKS, serta pengurus kedua partai. 

Ditanya mengenai figur yang akan diusung Koalisi ini, Iman mengungkapkan belum ada nama yang disepakati. Sejauh ini pembicaraan yang dilakukan antara kedua parpol tersebut baru seputar visi dan tujuan untuk memenangkan Pilkada.

Namun, siapapun figur yang akan diusung oleh Koalisi akan disepakati bersama oleh seluruh anggota Koalisi. Calon yang akan diusung tidak mesti dari internal kedua partai, atau telah mengikuti penjaringan di kedua Parpol penggagas koalisi.

“Untuk calon, apapun yang menjadi keputusan untuk mengambil sikap  tentunya kita sepakat. Baik itu dari Internal atau eksternal. Tapi keputusan tetap bersama.Kita tidak akan berpatokan dengan survey semata. Banyak faktor yang dilihat, seperti ketokohannya, kemampuannya selama ini, kiprahnya. Survey itu buatan manusia yang bisa saja salah,” tutupnya. [tim humas]

Post a Comment

 
Top