GuidePedia

0
PKS KepriAnggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Suswono,  menegaskan bahwa partainya tidak akan meninggalkan koalisi dengan Partai Gerindra. Sebab koalisi itu sudah terikat kontrak permanen.

"PKS kalau sudah terikat kontrak, ya biasanya akan menghormati," ujar Suswono di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 17 Juli 2014.

Menurut Suswono, jika calon presiden yang diusung koalisi ini tidak menang, PKS akan tetap berada dalam koalisi ini.

"Sepanjang kemenangan itu sesuai aturan, kami harus hormati. Pokoknya siapapun yang menang nantinya," kata suswono.

Ketika disinggung mengenai predikat PKS sebagai PKS "anak nakal" dalam koalisi Kabinet Indonesia Bersatu II pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono, Suswono mengatakan bahwa bisa saja situasinya dalam Koalisi Merah Putih nanti seperti itu.

Sebab, PKS akan senantiasa bersikap kritis untuk mendukung kinerja pemerintahan yang lebih baik, di mana pun posisi dan keberadaannya. 

"Kan fungsi dari DPR untuk mengkritisi, sedangkan di pemerintahan kami kan all out membantu presiden," kata dia.

Jadi, ia lanjutkan, PKS siap untuk duduk di pemerintahan lagi sekaligus siap untuk oposisi jika Prabowo-Hatta kalah.

"Kalau tidak menang, otomatis jadi bagian dari pemerintah kan dengan cara mengkontrol dari luar. Itu kan sangat bagus juga, positif," kata Suswono.

Apalagi, menurut dia, tidak ada ruginya jika PKS berperan menjadi oposisi. 
"Tujuannnya kan untuk kepentingan bangsa negara. Artinya, jangan dianggap kalau di luar pemerintahan itu tidak bisa membantu untuk pembangunan. Saya kira tujuannya kan bagaimana mesejahterakan masyarakat. Dengan kontrol yang bagus, kan pemerintahan akan berjalan dengan baik," kata dia. [viva]

Post a Comment

 
Top