GuidePedia

0
PKS KepriPresiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta semakin optimistis bahwa momentum pemilihan presiden (pilpres) pada 9 Juli mendatang akan dimenangkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurut Anis, saat ini elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta terus menunjukkan peningkatan singnifikan. 

Hal itu disampaikan Anis Matta saat menjadi pembicara dalam acara Temu Nasional Forum Komunikasi Pesantren/Panti Asuhan Penerima Bantuan Yayasan Dharmais (FKPPBD), Sabtu (21/6) di hotel Patra Jasa, Semarang. Dikatakan Anis, elektabilitas Prabowo-Hatta saat ini hanya selisih 3% dibanding Jokowi-JK.

“Ada berita gembira yang perlu kami sampaikan, dan hal ini merujuk hasil survei sebelum deklarasi, dimana elektabilitas Jokowi-JK 51% dan Prabowo 36%, gap ini kemudian semakin mengecil pasca deklarasi menjadi 46% berbanding 38%, dan survei terakhir menunjukkan gap kedua pasangan ini semakin mengecil, yakni 44% berbanding 41%, padahal masih ada 20% yang belum mengambil keputusan di Pilpres nanti, ini artinya ada peluang yang sangat besar untuk memenangkan Prabowo-Hatta,” paparnya dihadapan ratusan peserta Temu Nasional FKPPBD tersebut.

Lebih lanjut, Anis Matta mengungkapkan bahwa PKS sebagai salah satu gerbong koalisi akan berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan Prabowo-Hatta. Ia dan segenap kader PKS siap bekerja siang dan malam untuk mengkampanyekan pasangan koalisi merah putih ini.

“Besok Ahad (22/6) kita menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno, kita siap menerjunkan sekitar 120 ribu kader, momentum kampanye dan dilanjutkan dengan debat pada malam senin akan menjadi titik balik kemenangan Prabowo-Hatta di pilpres nanti,” paparnya.

Anis Matta sendiri rencananya akan turut hadir dalam deklarasi pemenangan Prabowo-Hatta di GBK untuk memompa semangat para kader, simpatisan dan pendukung Prabowo-Hatta.

Sementara agenda Temu Nasional FKPPBD ini sendiri digelar sebagai wujud dukungan kalangan panti asuhan dan pesantren di seluruh Indonesia kepada Prabowo-Hatta. Selain Anis, turut hadir pula para tokoh lainnya seperti Jendral TNI (Purn) Joko Santoso, Hashim Djojohadikusumo dan Hidayat Nur Wahid. [suara merdeka]

Post a Comment

 
Top