GuidePedia

0
PKS Kepri - Tim Pengawas (Timwas) Century DPR bakal memanggil Mantan Gubernur BI Boediono untuk ketiga kalinya. Boediono diprediksi akan kembali mangkir dari panggilan Timwas dan memilih berlindung dari jabatannya sebagai wapres.

Politisi PKS Indra menyarankan, sebaiknya Boediono mundur dari wapres sebelum dimakzulkan. Bila Boediono mundur, Indra mengibaratkan, bangsa ini mendapatkan kado terindah dalam tata negara.

"Wapres harusnya mundur saja untuk pelajaran ketatanegaraan. Jadi dia (Boediono) bisa datang, ini akan menjadi kado sejarah yang baik," ujar Indra kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/3).

Menurut Indra, Boediono harus menghormati DPR sebagai sebuah institusi. Boediono harus memberi contoh yang baik kepada publik untuk taat terhadap undang-undang.

"Wapres diduga melanggar UU, tidak menaati, tidak layak sebagai wapres," tandasnya. [merdeka.com]

Enam partai politik (parpol) masih berpeluang memperebutkan posisi tiga besar pemenang pemilihan umum (pemilu) 2014. Keenam parpol itu adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). - See more at: http://utama.seruu.com/read/2014/03/05/205190/pengamat-6-parpol-berpeluang-jadi-3-besar-di-pemilu#sthash.1yFvVMZ4.dpuf
Enam partai politik (parpol) masih berpeluang memperebutkan posisi tiga besar pemenang pemilihan umum (pemilu) 2014. Keenam parpol itu adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Pendapat ini diungkapkan Sudarto, Direktur Riset Media Survei Nasional (Median), dalam konferensi Pers hasil survei Median pada Selasa siang (4/3), di Cikini, Jakarta Pusat. "Survei ini dilakukan dari 28 Januari hingga 15 Februari 2014, dengan jumlah sampel 1500 orang, "Margin of Error" sebesar 2,57 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen," jelas Sudarto.

Sampel dipilih secara acak (random), lanjut Sudarto, dengan teknik "Multistage Random Sampling (MRS)" dan proporsional atas populasi provinsi dan gender di 33 provinsi. Berdasarkan hasil survei ini, papar Sudarto, parpol-parpol papan tengah bersaing sangat ketat dan hanya menunjukkan selisih jumlah suara yang sedikit.

"Partai Gerindra memperoleh 6,2 persen suara, PKS 5,1 persen, PKB 5,0 persen, PPP 4,9 persen dan Hanura 4,8 persen," tutur Sudarto.

Adapun Partai Gerindra, lanjut Sudarto, berada di peringkat ketiga, di bawah Partai Golongan Karya (Golkar), 17,8 persen, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, 21,4 persen. Berdasarkan hasil ini, jelas Sudarto, posisi Partai Gerindra belum aman karena selisih perolehan suara lima partai lainnya dengan Partai Gerindra masih di bawah Margin of Error 2,57 persen.

Jadi, pungkas Sudarto, jika pemilu diadakaan saat survei berlangsung, peluang lima parpol selain Gerindra itu masih cukup besar. Apalagi pemilu 2014 masih tersisa sekitar 40 hari lagi, lanjut Sudarto, sehingga kemungkinan apa pun dalam politik bisa saja terjadi. [Rol]

- See more at: http://utama.seruu.com/read/2014/03/05/205190/pengamat-6-parpol-berpeluang-jadi-3-besar-di-pemilu#sthash.1yFvVMZ4.dpuf
Enam partai politik (parpol) masih berpeluang memperebutkan posisi tiga besar pemenang pemilihan umum (pemilu) 2014. Keenam parpol itu adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Pendapat ini diungkapkan Sudarto, Direktur Riset Media Survei Nasional (Median), dalam konferensi Pers hasil survei Median pada Selasa siang (4/3), di Cikini, Jakarta Pusat. "Survei ini dilakukan dari 28 Januari hingga 15 Februari 2014, dengan jumlah sampel 1500 orang, "Margin of Error" sebesar 2,57 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen," jelas Sudarto.

Sampel dipilih secara acak (random), lanjut Sudarto, dengan teknik "Multistage Random Sampling (MRS)" dan proporsional atas populasi provinsi dan gender di 33 provinsi. Berdasarkan hasil survei ini, papar Sudarto, parpol-parpol papan tengah bersaing sangat ketat dan hanya menunjukkan selisih jumlah suara yang sedikit.

"Partai Gerindra memperoleh 6,2 persen suara, PKS 5,1 persen, PKB 5,0 persen, PPP 4,9 persen dan Hanura 4,8 persen," tutur Sudarto.

Adapun Partai Gerindra, lanjut Sudarto, berada di peringkat ketiga, di bawah Partai Golongan Karya (Golkar), 17,8 persen, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, 21,4 persen. Berdasarkan hasil ini, jelas Sudarto, posisi Partai Gerindra belum aman karena selisih perolehan suara lima partai lainnya dengan Partai Gerindra masih di bawah Margin of Error 2,57 persen.

Jadi, pungkas Sudarto, jika pemilu diadakaan saat survei berlangsung, peluang lima parpol selain Gerindra itu masih cukup besar. Apalagi pemilu 2014 masih tersisa sekitar 40 hari lagi, lanjut Sudarto, sehingga kemungkinan apa pun dalam politik bisa saja terjadi. [Rol]

- See more at: http://utama.seruu.com/read/2014/03/05/205190/pengamat-6-parpol-berpeluang-jadi-3-besar-di-pemilu#sthash.1yFvVMZ4.dpuf

Post a Comment

 
Top