GuidePedia

0


Ikhwah wal akhawat fillah..

Semoga kita semua selalu dalam bimbingan dan lindungan Alloh swt dalam melaksanakan semua tugas-tugas dakwah kita..

Sesungguhnya kita dalam berkompetisi dengan semua kekuatan yang ada memiliki senjata yang sangat ampuh. Senjata yang yang tidak akan melukai dan membinasakan orang lain, malah justru akan memberikan kehidupan yang hakiki..

Senjata tersebut adalah
 إِلَى الْهُدَى ائْتِنَا قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ وَأُمِرْنَا لِنُسْلِمَ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ

Marilah ikuti kami.. (Qs. al an'am:71)

Inilah senjata yang paling ampuh..senjata dakwah (Qs.ali imron: 104) 
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Qs. Fushilat : 33 
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Rasulullah saw bersabda :
فقد أخرج الإمام مسلم في صحيحه من حديث أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: "من دعا إلى هدى كان له من الأجر مثل أجور من تبعه لا ينقص ذلك من أجورهم شيئاً، ومن دعا إلى ضلالة كان عليه من الإثم مثل آثام من تبعه لا ينقص ذلك من آثامهم شيئاً". 

Barang siapa yang menyeru kepada petunjuk Alloh swt, maka dia akan mendapatkan pahala sebesar pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala (yang dia telah dapatkan dari dakwah tersebut), dan barangsiapa yang menyeru kepada kesesatan maka dia akan mendapatkan dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa yang telah dia dapatkan dari seruan kesesatan yang telah dia lakukan. (HR.Muslim)

Ikhwah wal akhawat Fillah

Kita banyak bicara tentang politik, tentang strategi politik dan capaian target politik..namun perlu kita ingat kembali bahwa kekuatan kita sesungguhnya tetap berada pada : KEMAMPUAN KITA UNTUK MEREKRUT KADER-KADER BARU dan mengikat simpatisan baru..

Inilah kekuatan yang tidak dimiliki oleh siapapun, kenapa? Karena kita punya idiologi. Maka agar kita terus mampu membangun kekuatan dakwah ini ada dua perkara yang harus terus kita lakukan:

1. Kita harus terus melakukan sya'biatu dakwah (memasyarakatkan dakwah kita) dengan menggunakan program-program yang telah dicanangkan oleh struktur di semua tingkatan (bulan Desember ini ada program khusus yang telah dibuat).

2.Kita harus terus memperlihatkan kekuatan dan kesolidan dakwah kita, sehingga orang lain melihat kita layak untuk meraih capaian-capaian target dakwah kita.

Kekuatan yang lain sulit utk melakukan rekrutmen seperti yang kita lakukan, maka jumlah yang mereka miliki hanya terbatas dan seandainya nampak ramai itupun jumlah yang masih mengambang.

Ikhwah wal akhawat Fillah

Namun di tengah kekuatan yang kita miliki, kita masih kurang maksimal menggunakan kekuatan ini. Karena kita masih banyak menggunakan media dakwah yang bersifat ammah - walaupun ini bagus- namun kita masih sedikit menggunakan dakwah fardhiah (dakwah personal). Padahal ini merupakan kekuatan yang sangat ampuh apabila kita mau fokus menggarapnya.

Coba kita bayangkan, di Kepri ini kita memiliki 4000-an kader. Seandainya setiap kader setiap pekan bisa berjumpa dengan 2 orang, kemudian bisa closing untuk bergabung dengan dakwah ini, berapa anggota yang bisa kita dapatkan? Berapa suara yang bisa raih di pemilu kedepan? Karena setiap orang pasti akan membawa keluarganya, minimal 1 orang.

Contoh paling kongkrit yang bisa lihat adalah Mesir. Bagaimana para aktifis disana bisa menggerakkan puluhan juta orang, padahal jumlah mereka sekitar lima jutaan, apa yang mereka lakukan? SYA'BIATU DAKWAH DI SEMUA LINI MASYARAKAT.

Kita masih punya waktu untuk terus berbenah bergerak untuk memperbaiki niat, program dan langkah kerja dakwah kita. Semoga Alloh swt terus membimbing dan memberkahi langkah dakwah kita..

Allohu Akbar wa Lillahilhamd

Dari Meja Ketua DPW

Abdul Rahman bin Abdul Majid


Post a Comment

 
Top